Sekretaris Disdik Sulsel Buka Rapat Koordinasi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI di SMKN 5 Selayar.
Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar – 10 November 2024, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Kepulauan Selayar mengadakan rapat koordinasi di SMKN 5 Selayar, Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Kepulauan Selayar.
Rapat dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Ibrahim, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Kepulauan Selayar, Usman, S.Pd., SH., MH., dan Kasubag Umum dan Sekretariat Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Fahruddin, S.STP., AP.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Kepulauan Selayar, Usman, S.Pd., SH., MH., yang menekankan peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping bagi siswa dalam menghadapi berbagai permasalahan.
“Guru adalah pendidik yang harus peka terhadap masalah siswa. Misalnya, mencari solusi untuk siswa yang sering terlambat. Di sini, pentingnya komunikasi yang intens antara guru dan siswa,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan monitoring di sekolah selalu berbasis pada data yang akurat. “Kami berpedoman pada data ketika melakukan monitoring di sekolah, bukan asal pemantauan tanpa alasan,” tambah Usman.
Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi antar sekolah di Kepulauan Selayar demi peningkatan mutu pendidikan.
Selanjutnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Andi Ibrahim, dalam sambutannya mengajak semua peserta untuk bersyukur atas kesehatan dan kesempatan dapat hadir bersama.
“Pertama-tama, marilah kita panjatkan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat-Nya kita bisa berkumpul di sini,” tutur Dr. Ibrahim.
Beliau memperkenalkan rekan-rekannya yang turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran para kepala sekolah meskipun acara ini dilaksanakan pada akhir pekan.
“Saya sadar bahwa acara ini menyita waktu libur Bapak dan Ibu. Namun, pertemuan ini penting untuk menyamakan visi demi kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Dr. Ibrahim kemudian menyoroti dua poin utama dalam sambutannya:
-
1. Pentingnya Pendidikan yang Memanusiakan Pendidikan adalah pilar utama mencerdaskan kehidupan bangsa, seperti diamanatkan undang-undang. Selain itu, esensi pendidikan juga memanusiakan manusia. Menurut Dr. Ibrahim, konsep Merdeka Belajar bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga kebebasan dan kreativitas dalam proses belajar. “Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tapi juga pembentukan karakter dan kepribadian,” jelas Dr. Ibrahim. Ia mengajak para pendidik untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, dengan fokus pada pengembangan potensi, bakat, dan minat siswa.
-
2. Adaptasi Terhadap Perubahan dan Inovasi Dunia pendidikan kini mengalami perubahan pesat seiring kemajuan teknologi digital. “Kita sebagai pendidik harus terus berinovasi dan beradaptasi,” ujar Dr. Ibrahim. Ia mendorong peserta untuk terus belajar dan mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Mengakhiri sambutannya, Dr. Ibrahim menyampaikan harapan dan apresiasi, “Saya yakin Bapak dan Ibu adalah garda terdepan dalam mencetak generasi penerus bangsa. Mari kita terus berkolaborasi dan berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Sulawesi Selatan.” ( * PPID Disdik Sulsel)